Sejarah

Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah biasa kami sebut RS HGA adalah sebuah rumah sakit swasta yang dikelola oleh PT Hasanah Graha Afiah yang didirikan pada tanggal 26 Juni 2002 berdasarkan akte notaris Ny. Ismiati Dwi Rahayu SH Nomor 16 yang disetujui oleh Menteri Kehakiman berdasarkan Surat Keputusan No. C26251 HT.01.01 TH 2003, tertanggal 6 November 2002 yang terletak di jalan Raden Saleh No.42 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok atau tepatnya kurang lebih 300 Meter dari Studio Alam TVRI.


Rumah Sakit kami berawal dari sebuah Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan Umum ( RBBPU ) dengan pelayanan dokter umum 24 jam, klinik kebidanan dan klinik anak. Namun pada perkembangannya, pada tahun 2006, atas dasar respon yang baik dari masyarakat sekitar dan warga Depok pada umumnya tentang keberadaan Rumah Bersalin dan Balai Pengobatan Umum mendorong PT. Hasanah Graha Afiah untuk meningkatkan pelayanan yang disediakan dengan menawarkan pelayanan Rawat Inap maka status operasionalnya menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak. Kemudian pada bulan Agustus 2008, PT. Hasanah Graha Afiah meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan menjadikan RSIA Hasanah Graha Afiah yang hanya menyediakan pelayanan Rawat Inap khusus Ibu dan Anak, dengan pelayanan kesehatan secara umum sehingga kami pun berubah status menjadi RS Hasanah Graha Afiah dengan pelayanan kepada masyarakat umum dan mendapat izin dari Dinas Kesehatan Kota Depok dan Dinas Kesehatan Jawa Barat menjadi Rumah Sakit Umum, serta penetapan kelas rumah sakit dari Kementrian Kesehatan dengan tipe kelas C.


RS HGA dibangun di atas tanah seluas 3198m2 dengan luas bangunan 6136 m2 yang terdiri dari 3 lantai gedung lama dan 5 lantai gedung baru . Pada awal operasionalnya, RS HGA baru bisa membuka 70% dari total 32 tempat tidur yang tersedia. Pada awal kwartal ketiga tahun 2006, semua kamar sudah dapat difungsikan secara maksimal. Disamping itu pada periode yang sama RS HGA sudah mulai membangun lantai 3 yang diperuntukkan khusus untuk perkantoran dan ruang tindakan yang terintegrasi (Kamar Bersalin, Kamar Operasi, Perinatologi, dan ICU).


Saat ini Kamar Bersalin, Kamar Operasi, Perinatologi, dan ICU sudah dapat digunakan. Semua fasilitas ini dikembangkan untuk menjawab keinginan dari pasien – pasien yang semakin meningkat dan mengarah ke pelayanan yang lebih luas, tidak terbatas dengan pelayanan Ibu dan Anak, sebelumnya sekitar 30% s/d 35% dari pasien Unit Gawat Darurat dan klinik Umum terpaksa dirujuk karena keterbatasan pelayanan.



RS HGA sebelum pengembangan gedung baru



RS HGA setelah pengembangan